Ayat-Ayat Cinta (film)
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
|
Ayat-Ayat
Cinta
|
|
|
Sutradara
|
|
|
Produser
|
Dhamoo Punjabi
Manoj Punjabi |
|
Penulis
|
|
|
Pemeran
|
|
|
Musik oleh
|
|
|
Distributor
|
MD Pictures
|
|
Tanggal rilis
|
|
|
Durasi
|
120 menit
|
|
Negara
|
|
|
Bahasa
|
|
Ayat-Ayat Cinta adalah sebuah film Indonesia karya Hanung Bramantyo yang
dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria. Film ini merupakan film
religi hasil adaptasi dari sebuah novel best seller karya Habiburrahman
El Shirazy berjudul Ayat Ayat Cinta, dan melakukan
penayangan perdana pada pertama tahun 2008. Walaupun kisah dalam
film dan novel Ayat-Ayat Cinta berlatarkan kehidupan di Kairo, namun proses
pengambilan gambar tidak dilakukan di kota itu.[1]
Sinopsis
Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah
cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan
hidup dengan cara Islam.
Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar
masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu
Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan
dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan
penuh antusias kecuali satu: menikah.
Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia
tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan
dengan makhluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat
dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.
Pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah
Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al-Qur'an.
Dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang, cinta Maria
hanya tercurah dalam diari saja.
Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga
mengeruk ilmu di Al-Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini.
Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah
menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan
selalu menebak-nebak.
Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disiksa
Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya.
Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan
nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.
Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir
Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan
kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa
membohongi hatinya.
Fahri bin Abdullah Shiddiq
Mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi S2-nya di
Universitas tertua di dunia, Al-Azhar.
Seorang pemuda bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan kehormatannya.
Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis jatuh hati. Dihadapkan pada
kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya. Peran Fahri dalam film ini
dimainkan oleh Fedi Nuril.
Aisha Greimas
Mahasiswi asing bercadar keturunan Jerman dan Turki,
cerdas, cantik dan kaya raya. Latar belakang keluarganya yang berliku
mempertemukan dirinya dengan Fahri. Dalam film ini, Aisha diperankan oleh
Rianti Cartwright.
Maria Girgis
Gadis Kristen Koptik yang jatuh cinta pada Islam. Ia
sangat mencintai Fahri, namun cintanya hanya diungkapkannya lewat diarinya yang
selanjutnya membuat dia menderita karena cinta itu. Tokoh Maria diperan kan
oleh Carissa Puteri.
Noura Bahadur
Siksa telah menjadi bagian dalam hidupnya. Janin yang
dikandungnya menjadikannya terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon
bayinya. Zaskia Adya Mecca memerankan tokoh Noura dalam film ini.
Nurul binti Ja'far Abdur Razaq
Anak kyai besar di Jawa Timur. Dengan aura yang
menenangkan, kecerdasan dan kualitasnya menyatukan segala kelebihannya, dia
sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya. Peran ini dimainkan
oleh Melanie Putria.
Ayat-Ayat Cinta
From Wikipedia, the free
encyclopedia
|
Ayat-Ayat
Cinta
|
|
|
Directed by
|
|
|
Produced by
|
Dhamoo Punjabi
Manoj Punjabi |
|
Written by
|
Habiburrahman El Shirazy
Retna Ginatri S. Noor Salman Aristo |
|
Starring
|
|
|
Music by
|
Tya Subiyakto
|
|
Editing by
|
Sastha Sunu
|
|
Distributed by
|
MD Pictures
|
|
Release date(s)
|
February 28, 2008
|
|
Running time
|
130 minutes
|
|
Country
|
Indonesia
|
|
Language
|
|
|
Budget
|
$1.5 million [1]
|
|
|
|
Ayat-Ayat
Cinta (English: The Verses of Love)
is an Indonesian film
by Hanung Bramantyo
starring Fedi Nuril, Rianti
Cartwright, Carissa
Putri, Melanie Putria, and Zaskia
Adya Mecca. It is a romantic religious film
which is based on best-selling novel with the same title by Habiburrahman El Shirazy. The story
is actually based in Cairo,
Egypt, but instead of shooting in Cairo, the movie was shot in India and Semarang,
Indonesia.[2] Ayat-Ayat Cinta was released on February 28, 2008 in
Indonesia, May 8, 2008 in Singapore, and June 19, 2008 in Malaysia.
Synopsis
Ayat Ayat Cinta is the tale of a
virtuous Muslim protagonist who overcomes all obstacles in life maintaining
pure ideals.
Fedi
Nuril as Fahri bin Abdillah is a poor,
intelligent student who wins a scholarship to complete his graduate degree at Egypt's esteemed Al Azhar University.
Very disciplined and dedicated by nature, Fahri embraces his life in Cairo, completing his studies and translation of religious books
with full enthusiasm, exactly according to pre-determined targets.
Only
one goal is left unattempted: the pursuit of marriage.
For
Fahri is innocent and pure, and does not believe in the concept of
relationships prior to marriage. He is inarticulate and shy around women. All
his life, only two women have been close to him – his mother and grandmother.
Life
changes drastically in Egypt for he suddenly finds himself surrounded by four
beautiful, distinctly different women.
Carissa
Putri as Maria Girgis, a shy, open-minded
Coptic neighbor who is attracted to the teachings of the Quran, finds herself falling in love with Fahri (a fact she only
reveals to her diary).
Melanie Putria as Nurul, a student at Al Azhar like Fahri, is the Muslim
daughter of a renowned Indonesian cleric. Fahri feels unworthy of her and thus
ignores his feelings for her, leaving her confused and guessing.
Zaskia
Adya Mecca as Noura, an abused Egyptian
neighbor, develops strong romantic feelings for Fahri, who in turn simply
sympathizes with her situation. His romantic rejection destroys her and
eventually leads to a false accusation of rape.
Rianti
Cartwright as Aisha, a German-Turkish student
in Cairo haunts Fahri with her beautiful eyes. Following an incident on the
metro where Fahri defends her against narrow minded bigoted Muslims, both
immediately develop feelings for each other.


0 komentar:
Posting Komentar