Selasa, 21 Februari 2012

Untitled: Contemporary art in Toronto and beyond

Untitled: Contemporary art in Toronto and beyond

memuliakanmu. Aku mencintaimu dengan menjaga kehormatanmu. Aku tak peduli mereka berkata apa atas kebisuanku dalam cinta. Tapi aku tetap yakin inilah yang terbaik. Aku akan tetap rahasiakan hatiku. Ingin ku jaga suci hatiku, dan suci dirimu dengan merahasiakan hatiku. Mungkin aku bukan penjantan tangguh, yang lantang bicara di hadapan wanita bahwa aku cinta kamu. Padahal dia tak mampu menikah. Banyak janji dari balik kata cintanya tapi tidak bukti itu semua. Adinda ketahuilah di balik cintaku terdapat bukti kesungguhanku. Di balik cintaku aku selalu menjanjikan kesetiaan. Dan sudah ku buktikan walau cinta belum ku ucapkan. Dan tentu engkau tahu itu. Biarlah mereka bermadu kasih di luar janji suci dengan kehinaan dan menyia-nyiakan masa muda. Dan penyesalan di akhir cerita. Adinda aku ingin kita mengukir kisah cinta dan bermadu kasih di bawah janji suci yang di ridhoi Allah. Adinda yang ku cinta, ukirlah kisah yang manis saat ini. Guna kelak bila kita punya anak kisahmu dan kisahku bisa menjadi dongeng sebelum tidur bagi anak kita. Bisuku dalam cinta, diamku, tunduknya pandanganku, maluku. Itu adalah bukti cintaku padamu. Wahai engkau yang ku cinta, aku berpesan dengan nasihat untukmu dan untuk ku sendiri: "gunakanlah masa mudamu untuk masa tuamu, gunakanlah masa sehatmu untuk masa sakitmu dan gunakanlah masa lapangmu untuk masa sempitmu. Jika kau dapati pagi maka janganlah kau nanti malam"(HR. Muslim) "hiduplah di dunia ini seolah-olah dirimu adalah orang asing atau seorang musafir. Siapkanlah dirimu sebagai penghuni kubur". (HR. Ibnu Majah) adinda karena aku yakin engkau adalah tulang rusukku... Andai kita tak mampu bersama di dunia, maka aku menunggumu di Surga... Hapuslah air matamu karena pahitnya sebuah perjuangan, dan senyumlah dengan membayangkan manisnya surga... Wahai CINTA……. Jangan kau Tanya seberapa besar rasa CINTAku padanya yang telah tertulis dalam Lauhul Mahfudz! Tetapi bertanyalah seberapa besar kuatnya HATIku untuk Mensucikan CINTA dan menantang PERADABAN Dunia di Akhir Zaman, bahwa izzah dan iffah kami haruslah tetap terjaga dihadapanNYA KETAHUILAH CINTA….. Biarlah mereka bermadu kasih di luar janji suci dengan kehinaan.dan penyesalan di akhir cerita., SEDANGKAN CINTA KITA AKAN ABADI DI BUMI CINTA-NYA **selamat menunaikan ibadah puasa** Wallahu ta’alaa a’lam bish-shawwab. Semoga bermanfa'at :) Subhaanakalloohumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Mutiara Dakwah


· · · Bagikan · Hapus

0 komentar:

Posting Komentar