akarta (20/12/2012) – Badan Intelijen Negara menyelenggarakan kegiatan workshop
upaya peningkatan kesehatan umat bekerja sama dengan Forum Komunikasi
dan Konsultasi Badan Pembina Rohani Islam (Fokkus Babinrohis) dengan
tema “Peluang Usaha Mandiri Melalui Teknik Mendeteksi Penyakit dan
Mengatasi Berbagai Masalah Kehidupan Menuju Manusia yang Tangguh, Cerdas
dan Sehat Lahir Batin”. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang
Politik, Bambang Wiyono SA mewakili Kepala BIN yang dilangsungkan di
Gedung Pertemuan, Kompleks Kasatrian Soekarno-Hatta, Jakarta, 19
Desember 2012.
Hadir dalam kegiatan workshop, Grand Master Trainer Healing Spiritual
Qutient (HSQ), Sugeng Soeprapto SE,MM serta Pelopor dan Pengembang
Holistik Modern, Dr. Asvial Rivai, M.D (M.A).
“Proses globalisasi yang semakin cepat, diwarnai dengan penyebaran
radikalisasi dalam pemahaman ajaran Islam melemahkan sikap toleransi
antar umat beragama dan melahirkan pelaku teror dari generasi muda.
Sementara, hasil pengungkapan kasus teroris menunjukkan pelaku berasal
dari kalangan ekonomi kurang beruntung,” papar Bambang Wiyono.
Melanjutkan sambutan Kepala BIN, Bambang Wiyono menjelaskan relevansi
dan signifikansi visi Fokkus Babinrohis sebagai wadah untuk pemberdayaan
umat dan menanamkan nilai-nilai Islam sesuai Al-Quran dan As-Sunnah.
Berkaitan dengan penyelenggaraan workshop, Staf Ahli Bidang
Politik menambahkan holistik modern merupakan sistem pemeliharaan
kesehatan dan perawatan berbagai penyakit secara menyeluruh. Sementara
HSQ adalah model dan teknik pelatihan spektakuler dan revolusioner dalam
mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan pemberdayaan diri
manusia.
“Kedua pelatihan ini akan membantu menemukan kembali fitrah manusia
sebagai mahluk unggul yang diciptakan oleh Allah dan menata kehidupan ke
arah yang lebih baik, untuk mencapai kesuksesan hidup,” pungkas Staf
Ahli Bidang Politik ini.
Mengakhiri sambutannya, Kepala BIN menitipkan pesan dan harapan
pelatihan yang diselenggarakan Fokkus Babinrohis dapat bermanfaat kepada
anggota dan seluruh anak bangsa.(*)
0 komentar:
Posting Komentar