.
Seluruh informai
yang masuk di kumpulkan di klasifikasi
dan di cek sejauh mana kebenarannya , jangan asal trabaaas saja dan nggak ngomong ngomong
seperti apa yang dilakukan selama ini . bahkan dengan kebiasaan kebiasaan saya
yang tidak wajar dan pulang sewaktu awktu
itupun untuk menghendel rekayasa kasus indah kok buu., sebab
bagaimanapun hendel rem ada di tangan ibuk dan bapak mertua sejak Indah
njenengan tarik dari saya itu ibarat perahu oleh agar dia nggak kejegur itu
caranya bagaimana., biar tidak semua orang serta merta melempar sauh untuk mendapatkan ikan besar , ikan paus. Dan
tindakan dalam keadaan krisi sepeerrti ini sangat berbahaya kalau di lakukan,
teman seiring bisa jadi satru, bahkan bias menjebak indah sebab ia berkumpul
dengan kator actor intelektual, pusat
spiritual pergolakan perdukunan, sehingga dia sama sekali tidak netral , kalau tidak di hand rem di netralkan , ntah
akibat kebutuhan uang , akibat capek
kerja , capek fisik, capek pikiran , capek batin akibat muatan pergaulan
di SD Tambakromo yang tidak sehat. Angin badai dan segala macam ancam,an ada di sekitarnya ,,, eee malah ia merasa
ayang mengancam dan membahayakan itu saya
inna lillaah maaasyaa allah
astaghfirullah.
Dia semestinya berfikir ulang kembali siapa yang
menggendong menuju kesuksesan itu , bukan lantas muara akhirnya dipertukar
gulingkan dengan kasus yang sama sekali cemen dan sama sekali nggak lucu .
keadaan baru kacau semua , setrees semua , Ibu asih Ya setress, Ina Edaan hanya
gara gara ketut 40 juta, padahal ia sudah jual tanah bagian bapak itu dua kali , satu kali parohan pak dhe dargo 60
juta dipake modal dagang , ke dua saya catat ibu pakek 55 juta dipakek munggah kaji , ya nggak ada
pengaruhnya dengan kepribadiannya , yo ajeg pancet peeliit wae , nyatane kon
ngiklaske 40 juta wae di tagheh terus, sing di under under di undah undat
ina ngih kulo, terus kulo sing kulo jak omong sopo ? wong mbah nggih tahu
kelangan sapi papat , kulo colong nggo nyaut urang Walet 1993. Mulo kalau baru
setrees bareng bareng dan bersama , mestinya morotuo jangan bikin masalah baru kepada saya begini
dong. Kalau rumah tangga saya dan indah di jadikan batu loncatan Ibu mertua
untuk membangun imperium di magelang , monggo Indah di pindah teng Magelang
mawon.sebab kekuatan kita adalah kekuatan badai , kekuatak akal pikiran ,
perasaan, hati, pola, teknis, yang ibu sendiri tahu sebab pernah bertempur
calonan Petinggi 3 kali , masak menyelesaikan teka teki begini ibu pusing .
dari dulu juga ibu tentu sudah tahu kelemahan dan potensi saya dalam menghendel
Indah , jadi sebenarnya tak ada alas an
kalau hanya pekara tak keplek begitu saja di jadikan alas an megatke indah dan
memisahkan saya dengan anak-anak , dan bukankan sekarang ibu sudah sukses
melancarakan serangan pada saya sepuas hati,
dan bukannya membantu dan
menanting saya dan membangun mahligai rimah tangga saya. Saya tidak
pengen di bangunkan rumah kok buu, nanti ada saatnya saya yakin pasti bias membuat, saya hanya ingin mertuaku
faham dan sadar cara cara sepihak yang dipakai indah dengan membabi buta
mendeskriditkan saya di depan masa itu
merugikan dia juga , sebab
bagaimanapun banyak utang utangnya yang memakai nama saya memao saya , tanda
tangan saya. Dalam memimpin mas didik maunya ya membantu dan menolong saja
sifatnya , itu pun kalau yang ditolong
mau , kalau sudah nggak mau ya nggak saya paksakan.
0 komentar:
Posting Komentar