Jumat, 17 April 2015

A HOOOOQ

Gubernur DKI Jakarta,Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok mengeluarkan sebuah kebijakan baru yang tergolong cantik dan mungkin ini kebijakan pertama kalinya yang diterapkan di Indonesia oleh kepala daerah.kebijakan tersebit ialah bahwa Ahok ingin meremajakan Satpol PP dan menggantinya dengan TNI-POLRI.selama ini Ahok menilai bahwa kinerja Satpol PP sama sekali tidak profesional dalam menjalankan tugasnya dan lebih banyak tidak untuk kepentingan masyarakat ,karena pada dasarnya penilaian tersebut muncul setelah menilat betapa rendahnya kualitas kerja Satpol PP akhir-akhir ini.kebijakan Gubernur Ahok ini patut kita dukung,karena selama ini diketahui bahwa,kinerja TNI-POLRI lebih jauh profesional dalam bekerja ketimbang kinerja Sat-Pol PP yang cenderung kalah profesional dengan TNI-POLRI.dan tak hanya di Jakarta saja,kebijakan cantik ala Ahok ini juga dapat ditiru oleh daerah-daerah lainnya,karena diketahui secara jelas bahwa,tidak hanya di Jakarta saja namun diseluruh Indonesia kinerja Satpol PP sungguh benar-benar tidak dapat diharapkan oleh masyarakat.
Sumber: Google
Dengan hadirnya TNI-POLRI di lingkungan pemerintah DKI Jakarta,diharapkan kedepannya pilihan Ahok ini dapat lebih membawa perubahan yang cukup signifikan khususnya terhadap keamanan dan kenyaman masyarakat DKI Jakarta.melihat kebijakan demi kebijakan yang diluncurkan Ahok ini semakin membuktikkan bahwa Ahok merupakan salah satu kepala daerah di Indonesia yang paling dapat diharapkan profesionalitasnya dalam bekerja.kebijakan Ahok meremajakan Sat-Pol PP ini juga diyakini akan mendapat dukungan luas dari masyarakat,karena masyarakat lebih percaya pada profesionalitas TNI-POLRI yang telah teruji ketimbang Satpol PP yang justru mengeluarkan anggaran daerah lebih banyak tapi tidak didukung peningkatan upaya kinerja dalam menjalankan amanat tersebut.alasan utama Ahok ingin meremajakan Satpol PP honorer dengan TNI-POLRI ialah Ahok melihat bahwa reformasi ditubuh TNI-POLRI jauh lebih baik ketimbang reformasi birokrasi yang masih ‘’jalan ditempat’’ tersebut,Ahok juga menilai bahwa lebih baik meremajakan Sat-Pol PP dengan memakai jasa TNI-POLRI yang tidak terlalu sibuk jika tidak dalam kondisi perang.
Sumber:Google
Jika melihat berbagai tolok ukur tersebut,rasanya memang sudah sepantasanya DKI Jakarta meremajakan Satpol PP karena tidak ada gunanya pemerintah daerah memberikan honorer yang besar namun tidak di iringi dengan peningkatan kualitas kerja.pemakaian jasa TN-POLRI adalah jalan terakhir bagi setiap daerah di Indonesia,karena selain menghemat anggaran,TNI-POLRI juga dalam koordinasinya lebih gampang jika dibandingkan dengan PNS maupun tenaga outsourching.kebijakan Gubernur Ahok ini sudah pasti dipertimbangkan secara matang,karena kita juga sebagai masyarakat tidak rela kalau anggaran daerah yang dikeluarakan hanya untuk berpoya-poya para Satpol PP yang tidak pernah menunjukkan kualitas kerjanya di mata masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar