Di
Indonesia terdiri dari berbagai pulau yang tersebar dari sabang sampai
merake dengan bebagai perbedaan suku, agama dan kebudayaan lain. Dengan
itu takh heran bila Indonesia disebut sebagai masyarakat multicultural.
Namun ideologi yang paling cocok untuk Negara Indonesia dengan kondisi
yang seperti ini tidak cocok dengan berbagai ideologi yang dianut oleh
Negara maju. Indonesia sendiri membentuk sebuah ideology yang dapat
menyatukan semua masyarakat Indonesia yaitu pancasila.
Dalam
ideologi pancasila itu berbeda dengan ideologi yang lain. Misalkan
dalam sila pertama yang berbunyi “ketuhanan yang maha esa” dimana itu
menceminkan walauun masyarakat di Indonesia yang beraneka ragam agama
maka diantara masyarakat itu saling bertoleran.
Namun
sekarang seiring berjalannya waktu dengan adanya kemajuan teknologi
maka banyak pengaruh dari luar yang membuat nilai-nilai pancasila mulai
hilang. Malahan sekarang ini banyak anak remaja yang memiliki sifat
kebarat-baratan. Contohnya saja banyak remaja yang lebih mencintai
bahkan bangga menggunakan pakaian imort. Selain itu juga banyak anak SMA
yang sering terlibat tawuran antara pelajar. Padahal dalam sila ke tiga sudah jelas bahwa semua masyarakat tidak boleh terpecah belah dan hauslah besatu.
Bila
nilai-nilai pancasila saja oleh penerus bangsa sudah mulai luntur maka
bagaimana keadaan Indonesia selanjutnya?. Nah untuk mengatasinya itu
diperlukan pemahaman nilai-niali pancasila untuk remaja. Namun
sebenarnya nilai-nilai pancasila itu bisa dikenalkan tidak hanya dari
remaja saja tapi bisa sejak dini. Misalkan dengan mengajarkan untuk
mencintai sesame teman.
Nilai-nilai pancasila sangat penting untuk diterapkan karena untuk mempesatukan bangsa Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar