1. Pendahuluan
Secara umum, penggunan handphone bukan merupakan sebuah kebutuhan mewah lagi yang belum banyak tersentuh. Namun penggunaan handphone sudah menjadi kebutuhan yang hampir menjangkau untuk semua kalangan. Kini penggunaan handphone sangat menunjang berbagai kegiatan di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia. Hal ini karena teknologi handphone
didukung berbagai aplikasi yang memberikan kemudahan kepada
penggunanya. Namun terkadang masih ditemukan kesulitan sehingga
menghambat kinerja pengguna handphone.
Fenomena
akan kebutuhan informasi yang didukung oleh integrasi jaringan
internet yang tersedia hampir di seluruh kota di Indonesia bahkan dunia
dan diiringi pesatnya pertumbuhan bisnis advertising yang juga
tersebar hingga penjuru dunia merupakan kesempatan bagi para pengembang
web untuk membuat suatu jejaring sosial yang akan menghubungkan
konsumen dengan pelanggan.
Melihat perkembangan masyarakat yang begitu lihai dalam mengggunakan teknologi handphone
dan memanfaatkan jejaring sosial serta termasuk di dalamnya pemanfaatan
online marketing yang pesat membuat saya sebagai penulis berfikir
untuk memfasilitasi pengusaha yang ingin mempromosikan produknya dengan
cepat dan mudah di dunia maya.
Jejaring
sosial merupakan sebuah situs yang dapat dengan mudah diakses oleh
banyak pengguna dimana antar pengguna dapat terhubung satu sama lain
yang sudah tergabung dalam suatu wadah jejaring sosial.
Terinspirasi
dari jejaring sosial dan melihat perkembangan masyarakat yang begitu
pesatmenggunakan media tersebut, penulis berpikir bahwasanya dapat
memfasilitasi pengusaha yang ingin mempromosikan produknya dengan cepat
dan mudah di dunia maya.
Biasanya
pemanfaatan jejaring sosial hanya terdapat pada satu sisi pengguna
yang hampir mempunyai tujuan serupa. Namun pada kali ini penulis
mencoba membagi pengguna menjadi dua jenis yang berbeda berdasarkan
kepentingan pengguna yaitu akun sebagai konsumen dan akun sebagai
produsen dimana mereka bersatu dalam suatu wadah yang jelas mempunyai
fitur dan manfaat yang berbeda. Sehingga keterbatasan atas kurangnya
kejelasan status pengguna dapat dihindari demi kelayakan dan jaminan
mutu dari informasi yang diberikan.
2. Rangkuman Eksekutif
Nama Perusahaan : PT. SEPTYO GROUP
Alamat : IT Telkom Bandung
PT.
SEPTYO GROUP adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang informasi dan
teknologi, khususnya produk perangkat lunak yang memberikan kemudahan
bagi para penggunanya. Bisnis ini didirikan pada tahun 2012 dengan 10
karyawan dan berlokasi secara virtual di IT Telkom.
Bisnis
ini sangat menjanjikan mengingat tingginya permintaan berbagai
perangkat keras dalam segala bentuknya sehingga sangat membutuhkan
perangkat lunak di dalamnya. Kesulitan kegiatan sehari-hari akan menjadi
inspirasi bagi perusahaan untuk menciptakan berbagai inovasi dalam hal
perangkat lunak untuk kemudian dapat mensosialisasikan dengan pengguna.
Tentunya untuk membuat suatu perangkat lunak dibutuhkan tema yang melibatkan pihak-pihak terkait untuk menjadi sumber database
perangkat lunak. Selain itu perusahaan menggunakan asetnya berupa
beberapa perangkat computer lengkap untuk memproduksi dan menjalankan
bisnis perusahaan.
3. Visi Misi
Visi
Menjadi perusahaan IT yang bonafide, elegant, dan mensejahterakan karyawan serta memberikan pelayanan yang memuaskan.
Misi
o Menghasilkan image perusahaan yang baik dan elegant.
o Menghasilkan keuntungan pada titik seimbang antara perusahaan dan klien.
o Menyediakan perangkat lunak sesuai kebutuhan dan berpacu pada kemudahan dan kenyamanan.
4. Analisis Industri
4.1 Target
Target Pasar
· Vendor Perangkat Keras.
· Perusahaan Aplikasi.
· Institusi Umum
· Umum
4.2 Positioning
Untuk
mensukseskan kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh PT. SEPTYO GROUP,
maka setiap media promosi ditampilkan secara menarik dan unik serta
menampilkan beberapa hasil karya yangtelah dibuat sebelumnya, sehingga
menjadi daya tarik tersendiri bagi calon klien.
4.3 SWOT Analysis
STRENGTH
Kekuatan disini kami artikan sebagai potensi internal yang kami miliki sehingga memiliki keunggulan komparatif terhadap pesaing.
Kekuatan yang kami miliki adalah :
1. keunikan dalam memberi inovasi yang mudah dimengerti.
2. pasar konsumen yang masih sangat terbuka dalam penjualan perangkat lunak
WEAKNESS
Kelemahan kami pandang sebagai hal-hal yang seharusnya kami miliki atau kuasai, tetapi kami tidak memiliki atau menguasainya.
Kelemahan yang ada pada kami adalah :
1. Pengalaman tentang bisnis yang belum maksimal
2. Sebagai produk baru belum diakui di pasar
3. Dukungan finansial yang terbatas
OPPORTUNITY
Peluang
kami lihat sebagai kondisi yang bisa kami pelajari atau kami gunakan
sebagai faktor penunjang bagi keberhasilan bisnis yang kami rintis.
Peluang yang kami miliki :
1. peluang konsumen yang masih terbuka
2. adanya event conference di bidang IT sebagai tempat mempromosikan produk
THREAT
Kami merasa bahwa ancaman yang akan datang yaitu :
1. Banyak nya pesaing di bidang software house
2. Banyaknya pesaing lain yang juga memanfaatkan banyak media sebagai media promosi.
5. Deskripsi Usaha
Hospital Deviser
Merupakan sebuah aplikasi dari yang ditujukan kepada pengguna handphone dengan operating system yang
dianggap banyak digunakan melalui analisis pasar untuk dapat mengakses
jadwal praktek dokter di rumah sakit terdekat maupun rumah sakit lainnya
yang diinginkan. Aplikasi ini terintegrasi dengan akses internet dimana
sangat dibutuhkan kerjasama dengan institusi terkait untuk mendukung
berjalannya aplikasi Hospital Deviser. Selain itu Hospital Deviser juga
memberikan dampak positif sebagai media promosi bagi para pengusaha
medis yang membuka prektek dokter.
Dengan pegawai yang ada, diperkirakan proyek pembuatan aplikasi ini akan berlangsung sekitar tiga bulan.
6. Pemasaran
Gambaran singkat tentang pemasaran:
1. Melalui pertemuan tatap muka / langsung untuk menjalin kesepakatan
2. Melalui media sarana telekomunikasi lainnya
Promosi dilakukan dengan cara:
1. Menghadiri konfrensi besar untuk mencari link serta klien untuk memulai proyek pembuatan perangkat lunak.
2. Memasang iklan di berbagai media advertising.
3. Promosi dari klien ke klien
7. Keuangan
Modal
awal diperlukan untuk melakukan survey pasar dan analisis ide yang akan
ditawarkan serta sebagai persiapan dana awal produksi. Modal awal
didapat dari modal pribadi sebesar Rp. 20.000.000.
0 komentar:
Posting Komentar