Jumat, 04 Januari 2013

1. Pendahuluan

Secara umum, penggunan handphone bukan merupakan sebuah kebutuhan mewah lagi yang belum banyak tersentuh. Namun penggunaan handphone sudah menjadi kebutuhan yang hampir menjangkau untuk semua kalangan. Kini penggunaan handphone sangat menunjang berbagai kegiatan di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia. Hal ini karena teknologi handphone didukung berbagai aplikasi yang memberikan kemudahan kepada penggunanya. Namun terkadang masih ditemukan kesulitan sehingga menghambat kinerja pengguna handphone.
Fenomena akan kebutuhan informasi yang didukung oleh integrasi jaringan internet yang tersedia hampir di seluruh kota di Indonesia bahkan dunia dan diiringi pesatnya pertumbuhan bisnis advertising yang juga tersebar hingga penjuru dunia merupakan kesempatan bagi para pengembang web untuk membuat suatu jejaring sosial yang akan menghubungkan konsumen dengan pelanggan.
Melihat perkembangan masyarakat yang begitu lihai dalam mengggunakan teknologi handphone dan memanfaatkan jejaring sosial serta termasuk di dalamnya pemanfaatan online marketing yang pesat membuat saya sebagai penulis berfikir untuk memfasilitasi pengusaha yang ingin mempromosikan produknya dengan cepat dan mudah di dunia maya.
Jejaring sosial merupakan sebuah situs yang dapat dengan mudah diakses oleh banyak pengguna dimana antar pengguna dapat terhubung satu sama lain yang sudah tergabung dalam suatu wadah jejaring sosial.
Terinspirasi dari jejaring sosial dan melihat perkembangan masyarakat yang begitu pesatmenggunakan media tersebut, penulis berpikir bahwasanya dapat memfasilitasi pengusaha yang ingin mempromosikan produknya dengan cepat dan mudah di dunia maya.
Biasanya pemanfaatan jejaring sosial hanya terdapat pada satu sisi pengguna yang hampir mempunyai tujuan serupa. Namun pada kali ini penulis mencoba membagi pengguna menjadi dua jenis yang berbeda berdasarkan kepentingan pengguna yaitu akun sebagai konsumen dan akun sebagai produsen dimana mereka bersatu dalam suatu wadah yang jelas mempunyai fitur dan manfaat yang berbeda. Sehingga keterbatasan atas kurangnya kejelasan status pengguna dapat dihindari demi kelayakan dan jaminan mutu dari informasi yang diberikan.


2. Rangkuman Eksekutif
Nama Perusahaan : PT. SEPTYO GROUP
Alamat : IT Telkom Bandung
PT. SEPTYO GROUP adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, khususnya produk perangkat lunak yang memberikan kemudahan bagi para penggunanya. Bisnis ini didirikan pada tahun 2012 dengan 10 karyawan dan berlokasi secara virtual di IT Telkom.
Bisnis ini sangat menjanjikan mengingat tingginya permintaan berbagai perangkat keras dalam segala bentuknya sehingga sangat membutuhkan perangkat lunak di dalamnya. Kesulitan kegiatan sehari-hari akan menjadi inspirasi bagi perusahaan untuk menciptakan berbagai inovasi dalam hal perangkat lunak untuk kemudian dapat mensosialisasikan dengan pengguna.
Tentunya untuk membuat suatu perangkat lunak dibutuhkan tema yang melibatkan pihak-pihak terkait untuk menjadi sumber database perangkat lunak. Selain itu perusahaan menggunakan asetnya berupa beberapa perangkat computer lengkap untuk memproduksi dan menjalankan bisnis perusahaan.








3. Visi Misi
Visi
Menjadi perusahaan IT yang bonafide, elegant, dan mensejahterakan karyawan serta memberikan pelayanan yang memuaskan.
Misi
o Menghasilkan image perusahaan yang baik dan elegant.
o Menghasilkan keuntungan pada titik seimbang antara perusahaan dan klien.
o Menyediakan perangkat lunak sesuai kebutuhan dan berpacu pada kemudahan dan kenyamanan.

4. Analisis Industri
4.1 Target
Target Pasar
· Vendor Perangkat Keras.
· Perusahaan Aplikasi.
· Institusi Umum
· Umum

4.2 Positioning
Untuk mensukseskan kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh PT. SEPTYO GROUP, maka setiap media promosi ditampilkan secara menarik dan unik serta menampilkan beberapa hasil karya yangtelah dibuat sebelumnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon klien.





4.3 SWOT Analysis
STRENGTH
Kekuatan disini kami artikan sebagai potensi internal yang kami miliki sehingga memiliki keunggulan komparatif terhadap pesaing.
Kekuatan yang kami miliki adalah :
1. keunikan dalam memberi inovasi yang mudah dimengerti.
2. pasar konsumen yang masih sangat terbuka dalam penjualan perangkat lunak

WEAKNESS
Kelemahan kami pandang sebagai hal-hal yang seharusnya kami miliki atau kuasai, tetapi kami tidak memiliki atau menguasainya.
Kelemahan yang ada pada kami adalah :
1. Pengalaman tentang bisnis yang belum maksimal
2. Sebagai produk baru belum diakui di pasar
3. Dukungan finansial yang terbatas

OPPORTUNITY
Peluang kami lihat sebagai kondisi yang bisa kami pelajari atau kami gunakan sebagai faktor penunjang bagi keberhasilan bisnis yang kami rintis. Peluang yang kami miliki :
1. peluang konsumen yang masih terbuka
2. adanya event conference di bidang IT sebagai tempat mempromosikan produk




THREAT
Kami merasa bahwa ancaman yang akan datang yaitu :
1. Banyak nya pesaing di bidang software house
2. Banyaknya pesaing lain yang juga memanfaatkan banyak media sebagai media promosi.
5. Deskripsi Usaha
Hospital Deviser
Merupakan sebuah aplikasi dari yang ditujukan kepada pengguna handphone dengan operating system yang dianggap banyak digunakan melalui analisis pasar untuk dapat mengakses jadwal praktek dokter di rumah sakit terdekat maupun rumah sakit lainnya yang diinginkan. Aplikasi ini terintegrasi dengan akses internet dimana sangat dibutuhkan kerjasama dengan institusi terkait untuk mendukung berjalannya aplikasi Hospital Deviser. Selain itu Hospital Deviser juga memberikan dampak positif sebagai media promosi bagi para pengusaha medis yang membuka prektek dokter.
Dengan pegawai yang ada, diperkirakan proyek pembuatan aplikasi ini akan berlangsung sekitar tiga bulan.
6. Pemasaran
Gambaran singkat tentang pemasaran:
1. Melalui pertemuan tatap muka / langsung untuk menjalin kesepakatan
2. Melalui media sarana telekomunikasi lainnya
Promosi dilakukan dengan cara:
1. Menghadiri konfrensi besar untuk mencari link serta klien untuk memulai proyek pembuatan perangkat lunak.
2. Memasang iklan di berbagai media advertising.
3. Promosi dari klien ke klien

7. Keuangan
Modal awal diperlukan untuk melakukan survey pasar dan analisis ide yang akan ditawarkan serta sebagai persiapan dana awal produksi. Modal awal didapat dari modal pribadi sebesar Rp. 20.000.000.

0 komentar:

Posting Komentar