Etika Bisnis :
Pemikiran
atau refleksi tentang moralitas dalam ekonomi dan bisnis. Moralitas
berarti aspek baik atau buruk, terpuji atau tercela, dan karenanya
diperbolehkan atau tidak, dari perilaku manusia. Moralitas selalu
berkaitan dengan apa yang dilakukan manusia, dan kegiatan ekonomis
merupakan suatu bidang perilaku manusia yang penting.
Apa yang diharapkan dan mengapa kita mempelajari Etika Bisnis?
ada 3 tujuan yang ingin dicapai, yaitu :
1). Menanamkan atau meningkakan kesadaran akan adanya demensi etis dalam bisnis. Menanamkan, jika sebelumnya kesadaran itu tidak ada, meningkatkan bila kesadaran itu sudah ada, tapi masih lemah dan ragu. Orang yang mendalami etika bisnis diharapkan memperoleh keyakinan bahwa etika merupakan segi nyata dari kegiatan ekonomis yang perlu diberikan perhatian serius.
2). Memperkenalkan argumentasi moral khususnya dibidang ekonomi dan bisnis, serta membantu pebisnis/calon pebisnis dalam menyusun argumentasi moral yang tepat. Dalam
etika sebagai ilmu, bukan Baja penting adanya norma-norma moral, tidak
kalah penting adalah alasan bagi berlakunya norma-norma itu. Melalui
studi etika diharapkan pelaku bisnis akan sanggup menemukan fundamental
rasional untuk aspek moral yang menyangkut ekonomi dan bisnis.
3).
Membantu pebisnis/calon pebisnis, untuk menentukan sikap moral yang
tepat didalam profesinya. Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah studi
etika ini menjamin seseorang akan menjadi etis juga? Jawabnya,
sekurang-kurangnya meliputi dua sisi berikut, yaitu disatu pihak, harus
dikatakan : etika mengikat tetapi tidak memaksa. Disisi lain, studi dan
pengajaran tentang etika bisnis boleh diharapkan juga mempunyai dampak
atas tingkah laku pebisnis. Bila studi etika telah membuka mata,
konsekuensi logisnya adalah pebisnis bertingkah laku menurut yang diakui
sebagai hal yang benar.
Jefry Alviand.
0 komentar:
Posting Komentar