Jumat, 04 Januari 2013

Seringkah kita menanyakan pada diri sendiri, apakah sebetulnya kita telah cukup puas dengan pekerjaan dan karir yang telah kita capai sekarang? Dan dukungan apakah yang diperlukan agar dapat mencapai kinerja yang lebih baik? Apakah sebenarnya yang kita inginkan?
Apa yang diinginkan oleh seorang pekerja?
Pada umumnya, yang diinginkan oleh seorang pekerja, adalah:
a. Gaji bagus
b. Keamanan daam bekerja
c. Promosi terjamin
d. Kondisi/lingkungan kerja yang bagus
e. Pekerjaan menarik
f. Manajemen yang loyal
g. Disiplin yang tegas
h. Apresiasi yang cukup
i. Memperoleh bantuan jika mendapat masalah pribadi
j. Perasaan dilibatkan
Apakah yang anda rasakan dalam melakukan pekerjaan sekarang? Rewards apakah yang telah anda terima terkait dengan pekerjaan anda? Apakah reward yang anda peroleh mendorong anda untuk meningkatkan kinerja?

Ada perbedaan persepsi antara Manajer dan pekerja
Ternyata dari hasil survey yang pernah dilakukan pada salah satu perusahaan, terdapat persepsi yang berbeda antara manajer dan pekerja, sebagai berikut:
Tabel persepsi manajer dan pekerja
Kemungkinan hasil survei ini akan berbeda terhadap perusahaan berbeda, dan sebetulnya sangat menarik untuk mengetahui perbedaan persepsi tersebut.Tentu saja anda tak dapat mengharapkan orang lain untuk memahami anda, tanpa anda sendiri berusaha untuk mengembangkan diri anda. Dari data di atas terlihat tak ada satupun yang match antara persepsi pekerja dan persepsi manajer, padahal para manajer adalah sebetulnya juga seorang pekerja pada perusahaan yang sama, hanya berbeda posisinya. Hal ini pernah saya rasakan sendiri, saat hanya sebagai seorang pekerja, yang hanya bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri, maka hasil kerja saya hanya dipengaruhi oleh kualitas saya sendiri, namun hal ini berbeda pada saat saya telah menjadi seorang manajer, bahkan pada saat memimpin jabatan yang lebih tinggi. Komentar seorang teman.”Iya mbak, saat saya menjadi instruktur, saya bisa mendapatkan kinerja istimewa, namun begitu saya masuk jenjang struktural, membawahi anak buah, maka kinerja saya sangat ditentukan oleh gabungan dari kinerja bawahanku,” kata temanku. Inilah mestinya yang harus disadari oleh kita semua, bahwa sebetulnya antara atasan, dan bawahan harus bekerja sama…..karena target ditentukan oleh bagaimana kerjasama dari unit tersebut untuk mencapai sasaran yang telah di break down dari strategi bisnis perusahaan.
Bagaimana cara memotivasi diri sendiri?
Ada beberapa cara untuk memotivasi diri sendiri, antara lain:
- Kembangkan pekerjaan anda
- Cari cara yang dapat membantu anda mencapai target
- Minta feed back secara regular
- Apresiasi dan pujian tergantung apa yang kita kerjakan
- Tumbuhkan rasa saling memiliki dan sinergi dalam tim
- Aspirasikan keinginan anda
- Pengakuan kinerja tidak selalu harus dalam bentuk finansial
- Cari contoh yang baik untuk meningkatkan motivasi anda
- Libatkan diri anda dalam suatu pekerjaan yang meaningful
- Tunjukkan kepercayaan dan keterbukaan
Empower your self, bisa dilakukan dengan: a) Berpikir, b) Mengambil keputusan, c) dan Bertindak,yang berguna bagi diri sendiri dan organisasi. Sedangkan elemen dari empowerment, antara lain: a) Laksanakan tanggung jawab, b) Ciptakan kepercayaan, c) Terus belajar dan berlatih, d) Kembangkan dukungan
Untuk melaksanakan tanggung jawab, maka anda harus melakukan:
- Susun rencana dan jadual kerja
- Lakukan presentasi
- Tetapkan jadual liburan
- Tetapkan tahap dan langkah kerja
- Atur target
Untuk menciptakan kepercayaan, antara lain bisa dilakukan dengan:
  • Kredibel, konsisten, dapat diandalkan
  • Mau mengakui kesalahan
  • Terbuka dan mau mendengar
  • Mau berbagi informasi
  • Minta feed back
Mengembangkan dukungan dapat dilakukan, antara lain dengan: 1) Bertanya dan mendengar, 2) Berpikir menantang dan ide yang stretching, 3) Minta feed back yang membangun, 4) Capai tujuan yang stretching, 4) Lakukan konsultasi
Komitmen pada tujuan dan standar
Agar tujuan anda terarah, maka anda perlu menetapkan tujuan, standar pencapaian, serta langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan.
Manfaat goal setting
- Mengetahui apa yang diperlukan untuk mencapai goals
- Meningkatkan tanggung jawab dan rasa memiliki
- Cepat mendapat feed back
- Memberi kepuasan personal jika tercapai
- Lebih fokus sehingga meminimalisir penyimpangan target
Goals harus selaras dengan organisasi
Tujuan strategis——Rencana organisasi—–Tujuan Departemen——-Goal individu
Karakteristik goals yang efektif, antara lain:
- Terkait dengan prioritas organisasi
- Terkait dengan hasil, bukan kegiatan
- Dapat diukur dan spesifik
- Menantang tapi dapat dicapai
- Berdasar pengalaman dan kemampuan
- Updated
- Terbatas pada hal penting
Sedangkan goals Pengembangan Diri Sendiri, adalah:
Tujuan yang fokus pada pengembangan ketrampilan untuk persiapan tugas dan kesempatan mendatang
- Proyek pelatihan
- Penugasan pengembangan ketrampilan dan kemampuan
- Kursus dari internal atau eksternal perusahaan
- Kegiatan di luar kerja yang membantu pengembangan
- Kegiatan belajar sendiri
Dari paparan di atas sudah sewajarnya para pekerja membuat rencana pengembangan diri, agar sesuai dengan tujuan perusahaan, dan pada akhirnya akan meningkatkan apresiasi pada diri sendiri. Bagaimana jika anda benar-benar tidak puas dan merasa tidak krasan? Jika anda masih bekerja di perusahaan tersebut, lupakan keluh kesah anda, dan mulailah kerja keras, karena keluhan anda akan menambah situasi menjadi makin tidak nyaman. Bila memang anda dapat diandalkan dan mempunyai kemampuan, serta tidak krasan, jalan terbaik adalah keluar dari perusahaan dan mulai bekerja ditempat lain, atau mulai berpikir untuk mulai berusaha sendiri.
Sumber data:
Disusun dari berbagai sumber, dan dari bahan pelatihan

0 komentar:

Posting Komentar