Selasa, 01 Oktober 2013

sholat



POSTUR 1 . Nama sikap tubuh: Takbilatul Ihram, Bacaan: AllahuAkbar
Efek yang Bermanfaat: Memperpanjang konsentrasi, menyebabkan pengendoran kaki dan punggung, menimbulkan perasaan kerendahan hati, kesederhanaan, dan kesalehan. Dalam pembacaan ayat-ayat tadi, benar­benar semua suara yang keluar dalam bahasa Arab diucapkan, merangsang penyebaran sembilan puluh sembilan nama Tuhan ke seluruh tubuh, pikiran, dan jiwa pada tingkat-tingkat yang benar-benar terkendali. Getaran-getaran suara vokal panjang `a', i', dan `u' merangsang jantung, kelenjar gondok (thyroid), kelenjar pineal, kelenjar bawah otak, kelenjar adrenal, dan paru-paru, membersihkan dan meringankan semua organ tersebut.
POSTUR 2. Letakkan tangan, yang kanan di atas yang kiri, persis di bawah puser.
Nama sikap tubuh: Qiyam
Bacaan: Do'a Iftitah, Alfatihah dan Bacaan Ayat Al-Quran
Membungkuk pada pinggang, letakkan telapak tangan pada lutut dengan jari-jarinya direnggangkan. Punggung sejajar dengan lantai, sedemikian rupa sehingga kalau segelas air diletakkan di atasnya maka tidak akan tumpah. Mata memandang ke bawah, tepat ke depan. Jangan membengkokkan lutut.
POSTUR 3. Nama: Rukuk, Bacaan: Ketika akan membungkuk, membaca Allahu Akbar, kemudian: Baacaan Rukuk 3 x (Mahasuci Tuhanku, Maha Agung)
Efek yang Bermanfaat: Sepenuhnya melonggarkan otot-otot punggung bagian bawah, paha, dan betis. Darah dipompa ke batang tubuh bagian atas. Melonggarkan otot-otot perut, abdomen, dan ginjal. Postur ini menambah kepribadian, menimbulkan kebaikan hati dan keselarasan batin.
POSTUR 4 . Ketika bangkit dari posisi rukuk, baca Doa (Allah mendengar orang yang memuji-Nya; Tuhan kami, milik-Mu segala puji). Kemudian kembali ke posisi berdiri, tangan di samping.
Nama: Qauma, Bacaan: Setelah berdiri selama enam detik, ucapkan: Allahu Akbar lalu bergerak ke posisi berikutnya.
Efek yang Bermanfaat: Darah segar yang bergerak naik ke batang tubuh pada postur sebelumnya kembali ke keadaan semula, dengan membawa toksin. Tubuh santai kembali dan melepaskan ketegangan.
POSTUR 5. Letakkan kedua tangan di atas lutut lalu rendahkan tubuh Anda secara pelan-pelan dan enteng ke posisi berlutut. Kemudian sentuhkan kepala dan tangan ke lantai. Tujuh bagian tubuh berikut ini harus menyentuh lantai: dahi, dua telapak tangan, dua lutut, ujung-ujung jari kedua kaki. Posisi akhir dari postur ini adalah seperti pada gambar.
Nama: Sujud, Bacaan: (Mahasuci Tuhanku, Maha­Tinggi)
Efek yang Bermanfaat: Lutut yang membentuk sudut yang tepat memungkinkan otot-otot perut berkembang dan mencegah timbulnya `kegombyoran' di bagian tengah. Menambah aliran darah ke bagian atas tubuh, terutama kepala (termasuk mata, telinga, dan hidung) serta paru-paru; memungkinkan toksin-toksin mental dibersihkan oleh darah. Mempertahankan posisi yang benar dari janin pada wanita hamil. Mengurangi tekanan darah tinggi. Menambah elastisitas tulang-tulang sendi. Menghilangkan egotisme dan kesombongan. Meningkatkan kesabaran dan kepercayaan kepada Tuhan. Menaikkan stasiun ruhani dan menghasilkan energi batin yang tinggi di seluruh tubuh. Postur yang menunjukkan ketundukkan dan kerendahan hati yang tertinggi ini adalah esensi dari sembahyang.
Membaca: Allahu Akbar, bangkit dari posisi 5, lalu duduk dengan postur seperti dalam gambar.
POSTUR 6. Efek yang Bermanfaat: Bagi laki-laki, tumit kaki kanan dilekuk dan bobot kaki serta bagian tubuh bertumpu pada tumit kaki tersebut. Sikap ini membantu menghilangkan efek racun pada hati dan merangsang gerakan peristaltik usus besar. Bagi wanita, kedua kaki disatukan di bawah tubuhnya. Tubuh kembali ke posisi pengendoran yang lebih besar, dan postur ini membantu pencernaan dengan mendesak turun isi perut.
Nama: Qu'ud, Bacaan: baca Allahu Akbar dan ulangi persis seperti gerakan dari posisi 5.
POSTUR 7. Ulangi gerakan-gerakan Postur 5 secara persis. Kemudian baca Allahu Akbar; kembali ke posisi duduk seperti pada postur 6.
Efek yang Bermanfaat: Pengulangan sujud yang lama dalam beberapa detik membersihkan sistem pernafasan, peredaran darah dan syaraf. Merasakan keringanan tubuh dan kegembiraan emosional. Penyebaran oksigen ke seluruh tubuh. Menyeimbangkan sistem saraf simpatik dan parasimpatik.
POSTUR 8. Dari Postur 5, dengan kepala dalam posisi sujud, angkat kepala dari lantai lalu gerakkan batang tubuh ke belakang. Letakkan tangan di atas lutut, ulangi prosedur di atas secara terbalik untuk sujud kembali, dan sambil membaca Allahu Akbar lagi, kembali ke posisi berdiri: Selesailah satu rakaat salat.

0 komentar:

Posting Komentar